Keramik dan granit bukan satu-satunya pilihan utama untuk lantai rumah, tapi Anda juga bisa menggunakan lantai vinyl. Namun sebelum menggunakan, simak dulu apa saja kelebihan dan kekurangan lantai vinyl.
Banyak orang memilih lantai vinyl karena tampilannya yang estetik dan daya tahannya. Benarkah demikian?
Bagi Anda yang sedang menimbang-nimbang untuk menciptakan lantai pada hunian atau kantor, penting untuk memilih material yang tepat. Simak kelebihan maupun kekurangan lantai vinyl yang bisa jadi pilihan Anda melalui artikel ini.
Mengenal Kelebihan dan Kekurangan Lantai Vinyl
Laminated Vinyl Tile (LVT) atau yang lebih akrab dengan nama lantai vinyl merupakan bahan sintetis, yang terbuat dari Polyvinyl Chloride (PVC). Bahan ini terkenal dengan daya tahan yang baik dan perawatan mudah.
Meskipun tampak tipis, setiap lembar lantai vinyl memiliki empat lapisan. Lapisan pertama yang terbawah berwarna gelap dengan tekstur sedikit kaku dan kuat, berfungsi untuk dasaran sehingga Anda tidak perlu menambahkan alas lagi.
Di atasnya, terdapat lapisan penyerap lembap sehingga lantai vinyl tidak mudah berjamur. Lapisan ketiga berupa motif dan warna yang membuat lantai tampak lebih indah.
Terakhir paling atas sendiri adalah lapisan bening yang berfungsi memberi ketahanan goresan atau keausan. Dengan keempat lapisan inilah, lantai vinyl biasanya lebih kuat dan awet.
Baca Juga: 7 Tips Memilih Keramik Lantai Dapur saat Renovasi, agar Tak Licin dan Awet!
Untuk mengetahui apakah vinyl adalah pilihan tepat untuk Anda, simak dulu kelebihan dan kekurangan lantai vinyl berikut ini:
Kelebihan Lantai Vinyl
Dengan kehadiran empat lapisan yang saling mendukung tampilan dan ketahanan vinyl, lantai ini tentu membawa berbagai keunggulan, seperti:
1. Ketahanan Goresan yang Baik
Adanya lapisan keempat lantai vinyl yang berwarna transparan membuat lantai ini tahan lama.
Meskipun Anda menggunakannya pada area yang sering digunakan, lantai tidak akan mudah aus atau tergores.
Keunggulan inilah yang akan menjaga tampilan lantai vinyl tetap cantik dan bagus. Baik dari segi warna dan teksturnya, lantai vinyl akan awet sampai dengan bertahun-tahun.
2. Ketahanan Air dan Lembap yang Tinggi
Kelebihan dan kekurangan lantai vinyl juga didasari oleh bahan utamanya yaitu PVC. Berkat PVC, yang merupakan plastik, lantai vinyl unggul dari segi ketahanan terhadap air dan juga lembab.
Anda bisa merasa aman untuk menggunakannya pada area rumah yang lembap seperti dapur. Lantai vinyl akan tetap tampak kokoh, tidak berjamur, maupun rusak karena rayap.
3. Tersedia Beragam Desain
Ingin menciptakan desain ruang minimalis atau klasik? Lantai vinyl memiliki solusinya, karena ada beragam warna dan motif bisa Anda pilih.
Misalnya, Anda mendambakan rumah dengan desain minimalis tapi tampak eksklusif, maka lantai vinyl dengan motif marmer warna putih bisa jadi pilihan tepat.
Begitu juga jika ingin rumah dengan desain klasik, Anda bisa menggunakan lantai vinyl dengan motif kayu berwarna coklat. Didukung dengan pemasangan yang rapi, lantai akan terlihat klasik dan mewah.
4. Tersedia dalam Harga Terjangkau
Dengan ketahanan dan keberagaman motifnya, lalu berapa biaya yang harus Anda keluarkan untuk membeli lantai vinyl? Tidak perlu takut mahal, karena lantai ini bisa Anda beli dengan harga terjangkau.
Jika dibandingkan lantai keramik dan granit, harga lantai vinyl jauh di bawahnya. Dengan begitu, Anda bisa menghemat biaya finishing lantai rumah dalam jumlah cukup besar.
Baca Juga: 12 Jenis Keramik untuk Rumah Minimalis, Modern & Klasik
5. Pemasangan yang Praktis
Lantai vinyl termasuk mudah dipasang. Anda hanya perlu mengukur ruangan kemudian menghitung berapa kebutuhan lantai vinyl per meter.
Beberapa jasa interior biasanya menawarkan pembuatan lantai vinyl sekaligus menghitung kebutuhannya. Jadi Anda hanya perlu terima beres.
6. Tidak Menghantarkan Panas atau Dingin
Satu lagi kelebihan lantai vinyl, yaitu tidak mudah menghantarkan suhu panas maupun dingin.
Inilah yang membuat lantai selalu terasa nyaman untuk dipijak baik siang maupun malam hari.
Anda yang menggunakannya di dapur tidak perlu takut lantai selalu terasa dingin karena lembab.
Begitu juga pada area ruang keluarga, karena lantai tidak akan menghantarkan panas.
Baca Juga: Jenis-Jenis Atap Rumah dan Rincian Biaya yang Lengkap
Kekurangan Lantai Vinyl

Ada kelebihan, tentu saja ada pula kekurangan lantai vinyl. Dengan mengenali kekurangan ini, Anda bisa mencari tahu bagaimana penanganan setelah menggunakannya:
1. Perlu Pemasangan yang Tepat
Memasang lantai vinyl memang praktis, tapi prosesnya harus tepat. Jika Anda salah perhitungan pemasangan atau sambungannya, lantai bisa mudah bergeser bahkan copot.
Penting untuk menggunakan jasa interior profesional untuk melakukan pengukuran hingga pemasangan lantai vinyl. Tujuannya agar lantai bisa bertahan dalam jangka panjang.
2. Kurang Cocok untuk Area Outdoor
Kekurangan vinyl lantai juga bisa Anda perhatikan dari segi pemasangan lokasinya. Lantai ini memang tahan gores, tapi tidak dengan sinar UV yang mudah membuat warna dan motifnya pudar.
Itu sebabnya, lantai vinyl kurang cocok jika Anda menempatkannya pada area outdoor.
3. Tidak Tahan Zat Kimia
Selain sinar UV, lantai vinyl juga tidak tahan terhadap zat kimia, sehingga berisiko rusak jika ketumpahan bleaching, sabun, dan deterjen.
Itulah kenapa, untuk melakukan perawatan lantai vinyl Anda tidak boleh menggunakan bahan kimia keras.
4. Kurang Ramah Lingkungan
Menimbang kelebihan dan kekurangan lantai vinyl, Anda juga perlu tahu bahwa bahan PVC pada lantai ini tidak ramah lingkungan. Proses produksi dan penggunaannya memiliki dampak negatif pada lingkungan.
Begitu juga dengan bahannya yang tidak mudah terurai, membuat proses pembuangannya menjadi sulit.
Tips Merawat Lantai Vinyl agar Awet
Setelah memastikan kelebihan dan kekurangan memakai lantai vinyl, Anda yang tertarik menggunakannya harus tahu tips perawatan berikut:
1. Segera Bersihkan Segala Macam Tumpahan
Karena sifatnya yang tidak tahan bahan kimia, segala macam jenis tumpahan harus segera Anda bersihkan. Jika tidak, tumpahan akan membekas dan menciptakan noda dan merusak lantai.
Anda bisa membersihkannya dengan lap lembab agar semua noda terangkat sempurna.
2. Bersihkan dengan Kain Lembut
Jenis kain yang Anda gunakan untuk membersihkan lantai vinyl harus lembut untuk menjaga lapisan pelindungnya tetap aman. Pilih juga bahan kimia ringan untuk menjaga lantai tetap kinclong dan bersih.
3. Pembersihan Lantai Harus Rutin
Debu yang menumpuk dan kelembaban juga bisa merusak lantai vinyl. Karena itu, Anda harus membersihkan lantai dengan rutin, bahkan setiap hari jika Anda sering menggunakannya.
4. Tidak Boleh Menggunakan Pel Uap
Hindari menggunakan pel uap apalagi bersifat panas karena ingin membersihkan noda.
Pel uap panas akan merusak lapisan keempat dari lantai vinyl, sehingga membuatnya mudah mengelupas.
Hadirkan Produk Terbaik Anda dan Raih Pasar Potensial di Megabuild Indonesia
Kelebihan dan kekurangan lantai vinyl ini memudahkan siapa saja untuk mempertimbangkan pemakaiannya pada hunian, rumah, hingga ruko.
Jika Anda memiliki produk lantai vinyl yang berkualitas, pamerkan produk Anda sekarang juga di Megabuild Indonesia. Dengan berpameran, Anda bisa meraih pasar potensial dengan mudah.
Apalagi Megabuild Indonesia selalu dihadiri oleh ribuan dari berbagai kalangan yang bisa menjadi tempat terbaik Anda menjaring banyak pasar. Supaya tidak ketinggalan, Anda bisa booking space di Megabuild Indonesia sekarang.
Jangan lupa ikuti juga Instagram Megabuild dan LinkedIn Megabuild untuk mencari tahu informasi terbarunya.




















