Skip to content

Mengenal Septic Tank dan Perannya dalam Sanitasi Hunian

Megabuild Indonesia
发布于 10 hours ago5 分钟阅读
Septic tank adalah wadah yang berfungsi untuk menampung dan mengolah limbah domestik dari kamar mandi, dapur, dan toilet. Cari tahu cara kerjanya di sini!

Sanitasi adalah salah satu elemen penting dalam bangunan dan hunian. Sanitasi yang memadai tidak hanya terdiri dari WC dan saluran air, tetapi juga septic tank. Tangki ini berfungsi untuk menampung dan mengolah limbah domestik agar tidak mencemari lingkungan sekitar. Ingin tahu peran septic tank pada sanitasi modern? Simak artikel ini hingga akhir!

Apa Itu Septic Tank?

image

Septic tank adalah tangki pengolahan limbah dari WC bangunan atau hunian. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, septic tank mengolah limbah domestik agar tidak meresap ke tanah dan mencemarinya. Hal ini penting karena limbah domestik yang tidak diolah dengan baik dapat mengontaminasi lingkungan dan membahayakan kesehatan. 

Biasanya, septic tank dipendam di dalam tanah dan dilindungi dengan sekat beton atau dinding bata. Tangki ini dapat terbuat dari beton, fiberglass, baja, atau plastik. Kapasitasnya juga beragam tergantung jumlah penghuni.

Memasang septic tank tidak boleh sembarangan. Pemerintah Indonesia telah menetapkan standar khusus dalam pemasangan dan penggunaan septic tank sesuai kebutuhan bangunan, salah satunya SNI 2398:2017 yang mengatur tata cara perencanaan tangki septik dengan pengolahan lanjutan.

Baca juga: Biaya Sedot WC di Berbagai Kota dan Faktor Penentunya 

Mengapa Septic Tank Penting?

Untuk pengolahan limbah yang optimal, kamu perlu mempertimbangkan pemasangan septic tank di rumah dan bangunan. Adapun alasan pentingnya septic tank adalah sebagai berikut:

1. Menampung dan Mengolah Limbah 

Fungsi utama septic tank adalah menampung limbah padat dan cair dari kamar mandi dan dapur. Setelah ditampung, septic tank akan mengolahnya dengan berbagai metode, misalnya pengolahan anaerobik, untuk mengurai zat organik pada limbah. 

Proses pengolahan ini akan menghasilkan lumpur dan cairan yang harus sesekali disedot atau dikuras agar tidak menumpuk serta mengurangi efisiensi kinerja septic tank.

2. Mencegah Pencemaran Lingkungan

Septic tank menampung limbah agar tidak mencemari tanah dan sumber air. Hal ini penting karena sebagian besar air yang digunakan masyarakat berasal dari air tanah atau sumber air. Jadi, limbah domestik harus diolah agar tidak membahayakan kesehatan masyarakat. 

Tidak hanya itu, septic tank juga mencegah kontaminasi lingkungan hidup di sekitar hunian sehingga ekosistem tetap terjaga.

3. Meningkatkan Kenyamanan dan Keamanan Penghuni

Septic tank juga mengurangi risiko penyakit akibat limbah yang tidak diolah dengan baik, seperti diare. Lalu, pengolahan limbah pada septic tank juga mengurangi bau tidak sedap sehingga penghuni bangunan dapat beraktivitas dengan nyaman. 

Bagaimana Septic Tank Bekerja?

image

Umumnya, septic tank bekerja dalam beberapa tahapan berikut:

  1. Limbah cair dan padat dari kamar mandi dan dapur masuk ke septic tank melalui saluran pipa. 

  2. Limbah padat akan mengendap di dasar tangki dan diuraikan secara biologis oleh bakteri anaerob. Kemudian, lumpur dan gas akan terbentuk seiring waktu. 

  3. Limbah cair yang sudah mengalami proses penguraian akan dialirkan ke sistem drainase atau dibuang ke lingkungan. 

Septic tank yang sudah penuh harus segera disedot agar tidak terjadi kebocoran atau penyumbatan. Kebocoran limbah yang belum terurai dapat mencemari lingkungan sekitar. 

Kemudian, perawatan septic tank juga memperpanjang umurnya dan menjaga efisiensi kinerjanya sehingga limbah yang dilepaskan ke lingkungan tetap aman. Terakhir, perawatan septic tank yang optimal juga mencegah bau tidak sedap yang mengganggu kenyamanan. 

Baca juga: Kenapa Sistem Plumbing Itu Penting? Ini Fungsi dan Cara Kerjanya

Perbedaan Septic Tank Konvensional dan Bio Septic Tank

Teknologi sanitasi terus berkembang, salah satunya dengan kemunculan bio septic tank. Septic tank modern ini lebih ringan dari septic tank konvensional, tetapi tetap andal, kuat, dan tahan lama. Berikut adalah perbedaan septic tank konvensional dan bio septic tank:

Septic Tank Konvensional

Bio Septic Tank

Material

Terbuat dari kombinasi batu bata, semen, dan beton.

Terbuat dari plastik polietilena kuat.

Instalasi

Lebih rumit dan memakan waktu karena harus menggali tanah, membuat pondasi, membuat beton cor, dan menunggu hingga kering agar bisa digunakan.

Tangki ini berukuran compact dan bisa langsung dipasang ke dalam galian tanah tanpa dinding beton.

Tangki ini juga bisa langsung digunakan setelah diurug dengan tanah. 

Sistem penguraian

Masih menggunakan pengolahan tradisional sehingga endapan lumpur masih banyak serta limbah cairnya belum terurai dengan aman.

Sudah menggunakan bioteknologi sehingga memiliki lebih banyak bakteri pengurai. Jadi, limbah cair yang dihasilkan lebih aman dan ramah lingkungan. 

Perawatan dan masa pakai

Tangki ini berdaya tahan tinggi. Meski begitu, perawatannya cukup rumit karena sulit mendeteksi kebocoran pada beton cor. 

Kamu juga perlu lebih sering menyedotnya karena tangki ini menghasilkan lebih banyak lumpur.

Tangki ini lebih tahan lama dan mudah dirawat karena menguraikan limbah dengan optimal. Umumnya, tangki ini memiliki 5 tahapan sehingga limbah yang dikeluarkan lebih ramah lingkungan. 

Bio septic tank biasanya memiliki garansi 10 tahun.

Temukan Produk Sanitasi Terbaik di Megabuild Indonesia

Hunian tidaklah lengkap tanpa sistem sanitasi yang memadai. Sistem ini dapat meningkatkan kenyamanan dan keamanan penghuni karena mengolah limbah dengan optimal. 

Jika kamu masih bingung produk sanitasi apa yang harus digunakan di rumah atau bangunan, brand-brand sanitasi di Megabuild Indonesia siap membantu Anda. Megabuild Indonesia merupakan pameran bahan bangunan dan konstruksi yang dihadiri oleh ratusan brand, developer, arsitek, dan teknisi ahli lainnya. 

Di sini, kamu bisa menemukan brand yang menawarkan produk sanitasi, kamar mandi, aksesoris toilet, serta solusi keamanan dan kesehatan hunian. 

Perusahaan bahan bangunan dan konstruksi juga berkesempatan berpartisipasi sebagai exhibitor dalam ajang bergengsi ini. Setiap penyelenggaraannya, pameran ini mampu menarik puluhan ribu pengunjung sehingga menjadi sarana strategis bagi brand untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus meningkatkan eksposur bisnis.

Yuk, kunjungi situs resmi, akun Instagram, dan LinkedIn Megabuild Indonesia untuk mendapatkan informasi selengkapnya. 

Baca juga: 10 Tips Menata Desain Interior Kamar Mandi untuk Ruang Kecil

分享这篇文章