Daftar Ukuran Balok Kayu dan Cara Memilihnya dengan Tepat

Megabuild Indonesia
Posted 16 hours ago4 mins read
Ukuran balok kayu sudah ditetapkan oleh Standar Nasional Indonesia (SNI). Simak daftar ukurannya dan cara memilihnya di sini!
Daftar Ukuran Balok Kayu dan Cara Memilihnya dengan Tepat

Kayu balok merupakan salah satu material penting dalam proyek konstruksi karena berfungsi untuk menyalurkan beban horizontal. Tidak hanya itu, kayu balok juga sering digunakan untuk kolom bangunan, kuda-kuda, dan kusen. 

Nah, setiap pemanfaatan kayu memiliki ukurannya masing-masing. Artikel ini membahas macam-macam ukuran balok kayu. Jadi, baca artikel ini hingga akhir!

Macam-Macam Ukuran Balok Kayu Standar

Tahukah kamu? Ternyata, ukuran kayu balok sudah ditentukan secara standar berdasarkan SNI 03-3527-1994 tentang Mutu dan Ukuran Kayu Bangunan. 

Balok kayu adalah kayu yang diolah sehingga memiliki dimensi yang tebal. Semakin besar dan panjang ukuran balok kayu, semakin tinggi harga jualnya. 

Berdasarkan standar, ukuran balok kayu terbagi menjadi tebal 6 cm, 8 cm, 10 cm, dan 12 cm. Berikut adalah rinciannya dalam tebal x lebar:

image-93827122

Selain ukuran di atas, terdapat beberapa ukuran lainnya, seperti ukuran balok reng yang lebih ringan dan kecil, yaitu 2 cm x 3 cm dan 3 cm x 5 cm. Balok ini biasanya digunakan untuk dudukan genteng atau material atap lainnya. 

Tidak hanya itu, terdapat pula balok usuk yang berukuran 5 cm x 7 cm dan 4 cm x 6 cm. Balok ini digunakan untuk pondasi rangka atap. 

Baca juga: Apa Itu Balok Sloof? Ketahui Jenis dan Fungsinya 

Kegunaan Balok Kayu

image-64934660

Balok kayu memiliki banyak kegunaan untuk proyek konstruksi. Berikut adalah beberapa fungsinya:

1. Penyangga Lantai

Balok kayu sering digunakan sebagai penyangga lantai, khususnya untuk bangunan dengan lantai lebih dari satu, rumah panggung, atau hunian yang mengadopsi konsep mezzanine. Balok ini dipasang melintang berjarak untuk menahan beban. 

Balok kayu yang ukurannya terlalu kecil atau kurang kuat akan bergetar saat dipijak. Oleh karena itu, pemilihan ukuran dan jenis kayu untuk penyangga lantai sangatlah penting. 

2. Kuda-Kuda Atap

Salah satu fungsi utama balok kayu adalah sebagai kuda-kuda, yaitu struktur segitiga yang menopang beban atap, seperti balok reng, balok usuk, genteng, dan lain-lain. 

Biasanya, kuda-kuda atap menggunakan ukuran balok kayu sekitar 8 cm x 12 cm atau 8 cm x 15 cm. Intinya, kayu untuk kuda-kuda atap harus tahan terhadap muai dan susut akibat cuaca agar tidak mudah ambruk. 

3. Kusen Pintu dan Jendela

Meskipun kini kusen aluminium sudah banyak ditemukan di pasaran, kusen dari kayu tetap menjadi primadona karena lebih kukuh. 

Jika kamu memanfaatkan jendela atau pintu besar, balok kayu cocok menjadi kusen karena bisa menahan beban agar kusen tidak terpelintir ketika pintu dibuka dan ditutup. 

4. Rangka Bangunan

Balok kayu juga digunakan pada rangka bangunan. Ukurannya pun beragam tergantung kebutuhan. Misalnya, kayu untuk tiang balok biasanya berukuran 8 cm x 8 cm hingga 12 x 15 cm. 

Kemudian, untuk balok langit-langit, kamu bisa menggunakan ukuran 6 cm x 8 cm hingga 8 cm x 18 cm. 

Baca juga: Jenis-Jenis Atap Rumah dan Rincian Biaya yang Lengkap 

Cara Menentukan Ukuran Balok Kayu

Perlu diketahui bahwa jenis kayu juga memengaruhi ukuran balok yang dipilih. Misalnya, kayu berkualitas rendah mungkin akan lebih lemah sehingga kamu perlu ukuran yang lebih tebal untuk menyetarakan kekuatannya dengan kayu keras. 

Kemudian, balok kayu bisa menyusut saat kering sehingga kamu perlu menghitung faktor penyusutan agar sambungan konstruksi tidak melonggar. 

Lalu, pastikan kamu memilih ukuran balok kayu yang tepat. Jangan sampai kamu memilih ukuran balok kayu yang tipis untuk area-area yang menyangga beban, seperti struktur utama, karena bisa membahayakan keamanan bangunan. Itulah mengapa kamu perlu berkonsultasi dengan ahlinya sebelum memilih jenis dan ukuran balok kayu. 

Yang paling penting dalam menentukan ukuran balok kayu adalah melihat beban matinya dan bentangan ruangan. Misalnya, ukuran balok kayu untuk menopang genteng dan atap spandek tentu berbeda karena keduanya memiliki berat yang berbeda. 

Lebih lanjut, jika jarak antar tiang penopang semakin lebar, ukuran balok yang diperlukan pun harus lebih besar dan tinggi agar mampu menahan beban serta mencegah bagian tengah kayu melendut. 

Konsultasikan Kebutuhan Konstruksimu di Megabuild Indonesia

Ukuran balok kayu tidak bisa ditentukan sembarangan. Kamu perlu melihat kembali kebutuhan konstruksi. 

Pasalnya, balok kayu kerap digunakan pada struktur-struktur yang perlu menopang beban. Kesalahan menentukan ukuran balok kayu dapat meningkatkan risiko kecelakaan. 

Jika kamu masih bingung soal ukuran balok kayu atau keperluan pembangunan lainnya, kamu bisa berkonsultasi dengan ahlinya di Megabuild Indonesia!

Di lokasi pameran, kamu dapat menjalin interaksi dengan pengembang properti, arsitek, konsultan, lembaga perbankan, hingga investor. 

Lebih dari 500 merek lokal bersama sekitar 50.000 tamu profesional hadir meramaikan acara ini. Momen ini menjadi peluang berharga untuk berkonsultasi sekaligus memperluas jaringan bisnis di sektor properti. 

Selain itu, pemilihan keramik yang tepat juga mampu meningkatkan estetika rumah. Di ajang Keramika Indonesia, pengunjung disuguhkan berbagai inovasi dan solusi terbaru dalam industri keramik.

Melalui pameran ini, kamu bisa berinteraksi langsung dengan produsen keramik, pemasok bahan baku, serta penyedia teknologi dan peralatan dari dalam maupun luar negeri.

Untuk informasi terkini, kunjungi situs resmi, akun Instagram, dan LinkedIn Megabuild Indonesia.

Baca juga: Jenis Bahan Mentah untuk Bangunan dan Fungsinya 


Share this post